🔊 STANDARDPROTOKOLL – SINYAL PEMBAWA

Deskripsi: PROTO-TS/CORE-Ω-0001
Versi: 3.2-R
Klasifikasi: PROTOKOL SINYAL DAN BADAN
Cakupan Aplikasi: Semua jaringan komunikasi antarbintang, orbital, dan berbasis subruang dari Aliansi SOLARIS


1 Tujuan

Definisi sinyal pembawa universal („Carrier“) untuk transmisi data, kontrol, dan sinkronisasi yang andal bahkan dalam kondisi ekstrem (gangguan ruang-waktu, dekat pulsar, interferensi subruang).


2 Gambaran Parameter

Parameter Spesifikasi
Rentang Frekuensi 2,1 GHz ⇄ 2,5 GHz (RF Primer)
  10,7 THz ⇄ 12,3 THz (Jendela Lasercomm)
  Saluran Q-Photon: λ = 1,31 nm (Band X Keras)
Skema Modulasi – Adaptive Phase-Shift Keying (A-PSK)
  – Teknik Lompatan Frekuensi (FH-SS, 128 frekuensi)
  – Pengkodean Amplitudo Kuantum (QAK)
Tingkat Simbol (Baud) 4 MBaud (RF) ⇄ 25 GBaud (Lasercomm)
Bandwidth 50 MHz (RF Primer) ⇄ 1 GHz (Lasercomm)
Daya Transmisi 1 kW – 100 kW (dapat diskalakan)
Koreksi Kesalahan Reed-Solomon (RS-(255,223)) + LDPC (Tingkat ½)
Sinkronisasi – Pulsa Maju Otonom (AFP)
  – Jabat Tangan Q Terkode Waktu (TQH, ±0,3 ns)
Enkripsi AES-512 (klasik) + Lapisan KED (Distribusi Kunci Kuantum)
Polarisasi Pembawa Berputar Linier (LX01) atau Sirkular (CX02)
Konfigurasi Antena – Phased-Array (RF) dengan akurasi target 0,002°
  – Kollimator Fotonik (Laser) dengan resolusi 0,0001°

3 Aturan Aktivasi dan Penanganan

  1. Inisialisasi

    Advertising
    • Persetujuan oleh Gerbang AI lokal (Level Δ atau lebih tinggi).

    • Kirim sinyal kalibrasi (Null-Sweep) selama 3 siklus.

  2. Pembentukan Pembawa

    • Mode A-PSK untuk transmisi data, FH-SS untuk perintah kontrol.

    • Aktifkan Lapisan Q hanya setelah Jabat Tangan Q sebelumnya.

  3. Pemantauan dan Manajemen Interferensi

    • Perubahan frekuensi otomatis saat gangguan sinyal (> –128 dBm).

    • Fallback instan ke frekuensi cadangan (Ref. TS-BETA-12)

    • Deteksi ECHO Loop: > 3 siklus refleksi → segera matikan dan mulai ulang.

  4. Protokol Keamanan

    • Setiap sesi sinyal ditandatangani dengan Tanda Tangan Q (Validitas: 2 Tick).

    • Sniffer nirkabel yang tidak sah dinonaktifkan oleh Burst De-Sync.

    • Saklar Mati Darurat (Tumpang Tindih Frekuensi 0 Hz) melalui Perintah Lasercomm.


4 Subsistem Kompatibel


5 Pemeliharaan & Kalibrasi

Tugas Interval Bertanggungjawab
Penyelarasan Frekuensi (Null-Sweep) setiap 24 jam Teknisi COMMOps / AI
Pemeriksaan Modulasi setiap 72 jam COMMOps / Signal-AI
Validasi Lapisan KED setiap 48 jam Koran Keamanan Quantum
Uji Penjajaran Antena setiap misi Navigasi AI
Pembaruan Enkripsi pada versi x Pusat Keamanan

6 Prosedur Darurat


Dokumen Akhir
>> STANDARDPROTOKOLL TRÄGER SIGNAL Berlaku mulai Siklus 2806.01.01
>> Diterbitkan oleh COM-AI CORE-Δ9 / SOLARIS 03/04/02

HAK CIPTA ToNEKi Media UG (haftungsbeschränkt)

PENULIS:  THOMAS JAN POSCHADEL

SENDEANLAGE